Inilah Fungsi & Cara Pemeriksaan Release Bearing Pada Kopling

Posted on

Inilah Fungsi & Cara Pemeriksaan Release Bearing Pada Kopling “Untuk Diketahui”

Inilah Fungsi & Cara Pemeriksaan Release Bearing Pada Kopling  – Dalam hal ini ketika akan melakukan penggantian sebuah kampas kopling atau memperbaiki sistem kopling mengharuskan transmisi dilepas maka ada beberapa komponen yang dalam hal ini yang harus diperiksa. Salah satu komponen yang wajib diperiksa adalah release bearing. Release bearing atau yang disebut dengan bantalan pembebas ini berfungsi untuk meneruskan gaya dorong dari release fork kemudian ke pegas diaphragm pada saat pedal kopling ditekan.

Cara Pemeriksaan Release Bearing

Bantalan pembebas atau release bearing biasanya merupakan unit bantalan tertutup dengan tipe pelumasan permanen, artinya tidak dapat dibuka, dibersihkan dan bagian dalamnya tidak bisa diberi pelumas dari dalam. Salah satu gejala release bearing ini rusak adalah adanya suara gemuruh atau abnormal ketika pedal kopling diinjak.

Untuk pemeriksaan hal yang pertama yang harus dilakukan ialah pemeriksaan secara visual yaitu dengan cara melihat apakah pada release bearing itu rusak, terbakar, tergores, retak atau aus. Jika hanya terdapat sebuah kotoran, atau tergores sedikitpun mungkin masih dapat digunakan maka (baru pemeriksaan secara visual). Tapi apabila kerusakannya parah, misalnya sudah terbakar, rusak, retaknya banyak maka release bearing sudah harus diganti.

Setelah melakukan pemeriksaan secara visual, langkah selanjutnya adalah pemeriksaan kerjanya yaitu dengan cara :

  • Putarlah pada bantalan atau bearing dengan tangan, dan berilah tenaga pada arah aksial. Apabila putaran terlalu kasar atau terasa maka akan terdapat tahanan yang dalam hal ini tidak rata maka sebaiknya bantalan pembebas diganti dengan yang baru.
  • Tahan hub dan case dengan tangan kemudian gerakkan pada semua arah untuk memastikan self centering system agar tidak tersangkut. Hub dan case harus bergerak kira-kira 1 mm. Apabila ada seperti kekocakan yang berlebihan atau malah macet, maka release bearing harus diganti.

Biasanya juga ketika melakukan penggantian kampas kopling, release bearing ini selalu diganti baik dalam kondisi yang baik atau sudah buruk. Karena biasanya apabila tidak diganti, maka sebentar lagi akan seperti mau rusak dan kalau alam menggantinya membutuhkan biaya yang terbilang agak mahal karena harus menurunkan transmisi dari kendaraan. Sehingga untuk antisipasi saja, release bearing selalu diganti ketika melakukan penggantian kampas kopling atau clutch disc.

Demikianlah pembahasan mengenai Inilah Fungsi & Cara Pemeriksaan Release Bearing Pada Kopling semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: